Icon Bali Mall: 1-7 June

Search program updates, films, or FAQs:

Balinale: Tapestry of Indonesia

2026/05/Tapestry-of-Indonesia.webp

Bali International Film Festival (Balinale) kembali bersiap menyambut edisi ke-19 dengan menggelar acara prelude bertajuk Road to Balinale 2026 di Terrace Soekarno Lounge, The Meru Sanur, Bali, pada Kamis (30/4/2026).

Acara tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan menuju festival utama yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Juni 2026, dengan Icon Bali Mall sebagai pusat kegiatan utama, pemutaran film di Cinema XXI, serta sejumlah venue pilihan lainnya di kawasan Sanur.

Road to Balinale 2026 dirancang sebagai malam yang memadukan cerita, sinema, dan kebersamaan di tepi laut, sekaligus mengajak masyarakat Sanur untuk turut ambil bagian dalam semangat festival sebelum resmi bergulir bulan Juni mendatang.

Kegiatan ini melibatkan komunitas Sanur serta tamu undangan dari sektor perhotelan, media, seni, bisnis, dan budaya, sebagai cerminan komitmen Balinale dalam membangun koneksi lintas budaya melalui film.

Festival Berkualifikasi Oscar

Balinale merupakan festival film pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berstatus Academy Award Qualifying Festival.

Pada 2024, festival ini resmi ditetapkan sebagai festival kualifikasi Oscar, yang membuka peluang lebih besar bagi sineas Indonesia untuk meraih pengakuan di tingkat global melalui kompetisi film pendeknya.

Memasuki 2026, Balinale mencatatkan lebih dari 1.300 karya yang masuk dari berbagai negara.

Festival ini akan menampilkan 100 film dari 35 negara, mencakup 20 world premiere, 10 international premiere, dan 26 Asian premiere.

Kategori kompetisi yang tersedia meliputi Short Narrative, Narrative Feature, Short Documentary, Documentary Feature, dan Short Animation. Tahun ini, Balinale juga memperkenalkan kategori penghargaan baru, yakni Best Indonesian Short bertajuk “Tapestry of Indonesia”.

Dorong Sinema Indonesia

Pendiri sekaligus Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, menyebut festival ini sebagai ruang untuk membangun koneksi antarbudaya, antarkomunitas, dan antara manusia dengan cerita yang bermakna.

“Melalui Road to Balinale 2026, kami dengan senang hati memulai perjalanan ini di Sanur, sebuah tempat dengan kehangatan, karakter, dan semangat komunitas yang kuat,” ujar Deborah dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Selain pemutaran film, Balinale 2026 turut menghadirkan program pengembangan talenta bertajuk Art of the Score dari The Juilliard School, yang akan dibawakan oleh Dr. Edward Bilous, Director Juilliard Center for Creative Technology.

Festival ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan sebagai sponsor utama, serta endorsement dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kota Denpasar.

Rangkaian Balinale 2026 mencakup Opening Day pada 1 Juni, Bali Film Forum di The Meru Sanur, pemutaran OceanX dalam program Bali Ocean Days, Awards Night Celebration, hingga Open Air Closing Event.

Sumber: https://www.kompas.com/hype/read/2026/05/05/064551166/balinale-2026-siap-digelar-hadirkan-kategori-baru-tapestry-of-indonesia.