AFAA, Stanley Kwan & Enam Film di Balinale 2024

posted in: News
AFAA, Stanley Kwan & Enam Film di Balinale 2024

DI tahun ke-17 penyelenggaraan Festival film Internasional Bali (Balinale) 2024, program acara semakin semarak dengan kehadiran para film maker, pelaku industri dan pegiat kreatif dan kreator karya-karya inovatif.

Di antara program pemutaran film, Asian Film Festival Awards (AFAA) hadir dengan enam film yang diputar dalam tajuk Hong Kong Film Gala Presentation. AFAA juga mengajak pelaku industri, film maker, dan para kreator perfilman Hong Kong hadir di Balinale 2024. Salah satu tamu istimewa yang hadir adalah Stanley Kwan, Produser dan sutradara kawakan perfilman Hong Kong.

Stanley Kwan hadir bersama film terbarunya, Fly Me to the Moon yang penyutradaraannya diserahkan kepada Sasha Chuk. Stanley bertindak sebagai produser film ini. Istimewanya, film Fly Me to the Moon akan menjadi film pembuka (Opening Movie) rangkaian program kegiatan dan pemutaran film di Balinale 2024.

Stanley Kwan juga hadir bersama film klasiknya yang sudah direstorasi secara digital, yaitu film Center Stage yang diproduksi tahun 1991. Stanley Kwan juga melakukan restorasi digital atas karya fenomenalnya berjudul Rouge (1988) yang juga hadir di Hong Kong Film Gala Presentation di Balinale 2022. Center Stage dibintangi aktris Mandarin popular Maggie Cheung, Tony Leung Kafai dan Karina Lau.

Center Stage merupakan biografi film (biopict) tentang aktris popular China, Ruan Lingyu (1910-1935) yang meninggal secara tragis di usia 24 tahun, di tengah tingginya popularitas sang aktris. Ruan Lingyu bahkan dijuluki sebagai Greta Garbo perfilman China.

Ada yang unik dari sebagian besar film produksi dan garapan Stanley Kwan, yaitu berbicara tentang Perempuan. Perempuan yang tertindas, perempuan superior, ada pembelaan dari sisi gender ini. Dan pesan ini sangat kuat disampaikan dalam film Stanley Kwan seperti Rouge dan Center Stage.

Fly Me to the Moon pun mirip-mirip dua karya filmnya. Namun tokoh Perempuan ini ada pada diri seorang anak kecil yang bernama Yuen yang berkumpul kembali dengan ayahnya di Hong Kong. Ada rasa tragis dalam keluarga Yuen, bahwa impian masa kecilnya sudah tak sama lagi saat berkumpul bersama ayahnya. (RED-MB)

source: https://metrobali.com/afaa-stanley-kwan-enam-film-di-balinale-2024/